Yuk, Kita Cari tahu Manfaat Daun Sirih Bagi WanitaYuk, Kita Cari tahu Manfaat Daun Sirih Bagi Wanita

manfaat-daun-sirih-bagi-wanita

Hariancewek.com – Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa vagina itu memiliki aroma yang sangat khas.

Dengan demikian, maka tak heran juga jika kebanyakan wanita kerap menggunakan berbagai produk berbahan dasar sirih dengan tujuan untuk menciptakan sensasi kesegaran.

Selain menyegarkan, produk-produk berbahan dasar sirih tersebut juga diyakini mampu mengusir bau tak sedap pada organ intim wanita.

Padahal, aroma tak sedap pada vagina itu merupakan hal yang wajar terjadi lho. Perlu kalian ketahui, organ intim wanita yan normal itu biasanya mengandung bakteri yang tidak membahayakan.

Bahkan bakteri tersebut justru akan menjaga kesehatan vagina secara alami yang disebut lactobacillus. Ya, bakteri ini berperan untuk menjaga keasaman pH pada vagina yang normalnya sekitar 3,8 – 4,5.

Bukan hanya itu, bakteri yang tidak berbahaya tersebut juga turut andil dalam mencegah infeksi bakteri pathogen yang mengancam untuk kesehatan pada area intim secara keseluruhan.

Itu artinya, kita tidak perlu khawatir secara berlebihan jika ada aroma tertentu yang keluar dari organ intim.

Waspada memang harus dilakukan, apabila area intim mulai mengeluarkan aroma tajam yang disertai dengan cairan kental.

Pasalnya, hal itu merupakan indikasi bahwa ada masalah di organ intim. Oleh karena itu, kamu jangan sungkan untk berkonsultasi ke dokter jika ada flek yang abnormal, muncul aroma tajam gatal, dan sensasi panas ketika buang air kecil.

Manfaat daun sirih bagi wanita itu memang sudah teruji dan terbukti dalam mengatasi masalah di organ intim.

Namun, penggunaan produk yang berbahan dasar daun sirih yang keliru juga bisa menimbulkan risiko lho! Ya, risiko tersebut akan membuat kadar pH di vagina menjadi tidak seimbang.

Baca juga: Penebalan Dinding Rahim, Tanda Tanda, dan Cara Mengatasinya

“Sirih mengandung senyawa yang memang dapat menghambat pertumbuhan bakteri, namun cairan pembersih tidak terlalu direkomendasikan karena yang ada akan mengganggu seluruh bakteri termasuk bakteri yang baik,” kata Dr. Irmanida Batubara selaku Tim Pusat Kajian Studi Biofisika Tropis, Institut Pertanian Bogor.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh para pakar kesehatan dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), yang mengatakan bahwa wanita sebaiknya tidak perlu mengunakan cairan pembersih vagina, termasuk yang berbahan daun sirih.

Dengan kata lain, biarkanlah vagina memiliki aroma khas yang sudah semestinya. Sebab, produk pembersih itu hanya boleh digunakan apabila bau tak sedapnya terlalu kuat dari vagina, yang menandakan bahwa telah terjadi infeksi.

Produk pembersih ini bisa kita gunakan saat terjadi keputihan yang mengganggu ketika menstruasi, atau jika tidak ada luka di vagina yang berbahaya.

Dalam hal ini, kita harus lebih cermat lagi dalam memilih produk pembersih vagina yang ada di pasaran.

Dengan kata lain, pilihlan produk pembersih yang tidak memiliki kandungan pengharum, terlebih untuk kamu yang memiliki kulit sensitif.

Jikapun kamu harus menggunakan produk cairan pembersih vaginda dalam kondisi tertentu, maka janganlah terlalu sering.

Bukan hanya itu, hindari juga memasukan busa cairan hingga ke area permukaan dalam vagina.

Pasalnya, hal tersebut dikhawatirkan akan membunuh bakteri baik yang sebenarnya bagus untuk vagina.

Disamping itu, kamu harus selalu menjaga kesehatan vagina agar selalu kering, sebab area yang lembab sangat beresiko memunculkan infeksi jamur yang merugikan.

Kamu bisa membersihkan vagina dengan air ketika mandi, dan jangan lupa juga untuk rutin mengganti pembalut setiap 4 jam sekali ketika kamu sedang menstruasi.

Baca juga: Cara Menghilangkan Komedo Putih dengan Produk Sabun Berkualitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *