Advertisements

Ternyata Ini Filosopi Sepatu Dalam Kehidupan Nyata

Lima Filosofi Sepatu Ini Bikin Kamu Membatin, "Iya juga ya". Bener Nggak?

Siapa sih diantara kita yang tidak tahu dengan sepatu? Tentu saja kita semua sudah tidak asing lagi dengan benda yang berfungsi sebagai alas kaki ini.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena fungsi utama dari sepatu untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman pada kaki saat seseorang melangkah. Dengan menggunakan sepatu, kaki kita pun akan terlindungi dari kerasnya medan jalan, kerikil, debu, lumpur, genangan air, dan lain sebagainya.

Tak hanya berfungsi untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada kaki, sepasang sepatu juga pastinya dapat membuat seseorang tampil lebih keren. Bahkan, sepasang sepatu pun dapat meningkatkan status sosial bagi si penggunanya.

Dibalik semua itu, ternyata ada filosopi sepatu yang berhubungan dengan kehidupan nyata lho. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai filosopi sepatu dalam kehidupan, yuk kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

1. Perbedaan yang Saling Melengkapi

filosopi sepatu
Sumber: cardiobotapp.com

Seperti halnya sandal, dimana sepasang kiri dan kanan sepatu juga tidak pernah tampil dengan bentuk yang sama. Meski demikian, bagian kanan dan kiri sepatu akan tetap bersamaan kemanapun kita melangkah demi memberikan rasa aman serta nyaman pada pijakan kaki.

Apabila salah satu pasangannya hilang atau rusak parah, secara otomatis fungsi dari sepatu juga tidak akan berguna lagi. Begitu pula dengan manusia, yang masing-masing dari kita mempunyai sudut pandang serta pola pikir berbeda.

Namun, alangkah baiknya jika setiap orang saling mengargai pendapat dan tujuan masing-masing tanpa harus menunjukkan rasa ego hanya karna ingin membuat pola pikir yang sama. Pasalnya, dengan saling melengkapi dan menghargai perbedaan itulah yang dapat menggapai tujuan secara optimal sesuai dengan keinginan.

Advertisements

2. Menciptakan Rasa Saling Pengertian

Filosopi sepatu
Sumber: Pinhome

Perbedaan posisi kaki Ketika seseorang melangkah dengan sepatunya menunjukan bawa mereka saling pengertian. Ya, seolah-olah keduanya mengerti kapan harus memilih Langkah pasangan mana yang paling ideal untuk dilakukan, kemudian akan saling bergantian karena masing-masing pasangan mempunyai tugas pada waktu tertentu.

Begitu juga dengan kehidupan manusia, sepintar dan sebesar apapun peran seseorang dalam kelompok masyarakat, maka ada saatnya kapan ia harus memberikan kesempatan kepada orang lain untuk ikut berperan yang sesuai tugasnya demi menggapai sebuah tujuan yang sama.

Dengan menciptakan rasa saling pengertian, maka bukan tidak mungkin diantara mereka juga akan tercipta saling menguntungkan satu sama lainnya.

3. Kesamaan Derajat dan Setia Kawan

Filosopi Sepatu
Sumber: Pinhome

Sepasang sepatu tidak akan merasa dirinya lebih unggul dibanding satu sama lainnya. Justru sebaliknya, diantara mereka berdua akan mempunyai derajat serta situasi yang sama. Apabila salah satu dari keduanya ada di lantai bawah, secara otomatis pasangan satunya lagi akan berada disitu juga.

Jika salah satu pasangan berada di lantai atas, tentu saja pasangan satunya lagi akan mengikuti. Bahkan Ketika salah satu pasang sepatu dalam kondisi kotor akibat genangan air dan lumpur, maka pasangan satunya akan tetap setia menemani meski berada dalam kondisi yang buruk.

Sama seperti halnya kehidupan manusia, daam setiap hubungan dibutuhkan adanya sikap setia kawan dalam suka maupun duka serta tidak membanggakan diri sendiri dan tidak merendahkan orang lain.

Meski tidak mudah dan tak semua orang bisa melakukannya, namun hal itulah yang menjadi ujian dan tolak ukur yang dapat menentukan sebera setia kawankah seseorang terhadap teman maupun pasangannya.

Baca juga: Tutorial Makeup Natural Ala Korea

Advertisements