Tips Pintar Dibabak Kehidupan Baru Menjadi Seorang Ibu Tips Pintar Dibabak Kehidupan Baru Menjadi Seorang Ibu 

Tips-pintar-menjadi-seorang-ibu-baru

Pastinya menjadi orang tua baru adalah sebuah hal yang sangat menyenangkan. Kehadiran anak tidak hanya menambah keceriaan didalam rumah saja, tetapi orang tua juga akan menemukan banyak hal hal baru yang berkaitan dengan si buah hati. Misalnya saja pola asuh anak, metode MPASI seperti apa yang akan diterapkan untuk si kecil, serta apa yang harus dilakukan saat si kecil sakit, dan yang lainnya. 

Memasuki babak kehidupan baru sebagai ibu pastinya harus selalu belajar, supaya Anda tidak asal asalan dalam mendidik si buah hati. Terlebih lagi di zaman teknologi seperti saat ini, dimana Anda bisa mendapatkan informasi dengan mudah. Anda bisa mendapatkannya melalui internet, aplikasi parenting, WhatsApp, seminar, majalah, tabloid, serta buku.

Tetapi yang perlu diingat, saat ibu mencari informasinya melalui internet, pastikan sumbernya dari media yang dikredibel, supaya Anda mendapatkan informasi yang tidak asal asalan. Mengapa saat telah menjadi orang tua harus tetap banyak banyak belajar? 

Salah satu alasan yang paling update dan upgrade ilmu adalah supaya bisa memberikan yang terbaik untuk si kecil. Dengan belajar juga Anda tidak akan menjadi orang tua yang mudah panik, terlebih saat anak sakit. Ada beberapa tips yang bisa ditiru, terlebih untuk para orang tua yang baru memiliki bayi supaya tidak mudah panik saat si kecil sakit, diantaranya yaitu :

Tips Pintar Menjadi Seorang Ibu

1. Knowledge is power ! Ibu harus sering sering menggali ilmu tentang kesehatan serta tumbuh kembang anak.
2. Coba beli beberapa buku yang membahas kesehatan anak, atau praktisnya ibu bisa mencarinya di internet.
3. Cari tahu tentang perawatan atau pengobatan yang bisa dilakukan di rumah, sebelum membawa si kecil ke dokter saat sakit.
4. Jika ibu telah mengunjungi dokter, jangan lupa selalu tanyakan diagnosa penyakit si kecil dalam bahasa medis. Catat diagnosa tersebut dalam sebuah buku kesehatan supaya nantinya ibu bisa mencari tahu lebih banyak lagi tentang penyakit yang diderita anak.
5. Jika ibu telah mengetahui diagnosa penyakit si kecil, coba tanyakan pada dokter tentang perawatan apa yang harus diterapkan di rumah,  dan tanyakan juga kapan harus kembali lagi ke dokter.
6. Jika adanya obat obatan yang harus diberikan, tidak ada salahnya ibu menanyakan  efek samping dari pemberian obat obatan tersebut, sehingga ibu tidak akan panik saat terjadinya efek samping.
7. Baca juga tentang penyakit “langganan” anak, misalnya saja batuk, pilek, diare, serta demam. Ibu tidak harus menunggu dulu si kecil sakit baru mencari tahu informasinya. Sebaiknya ibu membacanya sebanyak mungkin, karena menjadi orang tua itu selalu didatangi ujian secara tiba tiba. 

Referensi Buku untuk Ibu

Jika ibu lebih suka mendapatkan informasi dengan cara membaca daripada browsing di internet, maka berikut dibawah ini referensi buku terbaiknya yang bisa dibaca diantaranya yaitu : 

1. Buku “Orangtua Cermat Anak Sehat,” dari dr. Arifianto, SpA.
2. Buku “Berteman Dengan Demam,” dari dr. Arifianto, SpA dan dr. Nurul I Hariadi, FAAP.
3. Buku “Makan Tepat Tumbuh Sehat,” dari dr. Arifianto, SpA dan dr. Pratami Diah Herliani.
4. Buku “Pro Kontra Imunisasi,” dari dr. Arifianto, SpA

Semua buku yang direkomendasikan diatas merupakan buku buku buah karya dr. Arifianto, SpA atau yang biasa dikenal dengan nama dokter Apin. Direkomendasikannya buku buku dari dr. Arifianto, SpA ini adalah karena tulisan tulisannya sangat mudah dipahami, terlebih bagi mereka yang awam dengan dunia kesehatan. Selain itu juga isinya sangat lengkap, dimana dibahasnya seputar bayi yang baru lahir hingga mitos dan fakta tentang kesehatan anak. 

Referensi Situs untuk Seorang Ibu

Tetapi bagi para ibu yang lebih suka membaca melalui internet, maka berikut dibawah ini referensi situs situs kesehatan terbaik yang sebaiknya dikunjungi diantaranya yaitu :

1.IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) : www.idai.or.id. Situs ini resmi milik IDAI yang merupakan satu satunya organisasi profesi dokter anak di Indonesia.
2. Milis Sehat : www.milissehat.web.id. Situs ini milik Milis Sehat merupakan sebuah lembaga yang mengedukasi tentang kesehatan anak.
3. Kids’ Health : www.kidshealth.org. Situs ini milik The Nemours Foundation sebuah organisasi yang memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan anak.
4. Healthy Children : www.healthychildren.org. Situs ini milik AAP atau American Academy of Pediatrics, sebuah organisasi resmi ikatan dokter anak di Amerika Serikat.
5. WHO (World Health Organization) : www.who.int. Seperti yang telah diketahui bahwa WHO merupakan badan internasional yang bertanggung jawab terhadap kesehatan manusia di seluruh dunia. 

Orang tua atau keluarga, terlebih ibunya merupakan tempat pertama pembelajaran bagi si kecil. Oleh karena itu, sikap dan karakter anak sesungguhnya pertama kali terbentuk di rumah. Adanya sekolah hanya berfungsi untuk mematangkan dan menyempurnakan karakter anak. Pastinya setiap ibu dalam melakukan parenting tidak boleh asal asalan, tetapi harus menyiapkannya sejak dini. 

Pastinya parenting yang baik itu harus memiliki pola didik, gaya mengasuh, hingga cara berkomunikasi yang baik supaya bisa terbentuknya sikap dan karakter anak yang diinginkan. Kebanyakan orang tua memilih menyekolahkan anaknya sedini mungkin supaya proses perkembangan kognitif si kecil berjalan dengan cepat. Tetapi nyatanya, saat anak berusia tiga hingga lima tahun sebenarnya masa masa mereka bermain. 

Anak pada fase ini akan mengoptimalkan perkembangan psikomotorik kasarnya yang berfungsi untuk melatih keseimbangan, konsentrasi, serta koordinasi tubuhnya. Jika ibu memberikan pembelajaran diluar hal hal tersebut secara intens justru kemungkinannya akan menghambat tumbuh kembang si kecil. 

Oleh karena itu sebagai orangtua, ibu harus benar benar mengoptimalkan smart parenting dimulai dari rumah. Hal ini bertujuan supaya si kecil nantinya benar benar memiliki karakter serta sikap seperti yang diinginkan oleh orang tuanya. 

Tips Parenting untuk Menjadi Keluarga atau Ibu Baru yang Pintar

Orangtua merupakan sosok kunci utama dalam hal ini, sehingga harus selalu memberikan pendampingan dan perhatian sejak dini. Terbentuknya kedekatan dan ikatan antara anak dan ibu akan membentuk sikap dan karakter anak yang sesuai dengan keinginan orang tuanya. Berikut dibawah ini beberapa tips parenting untuk menjadi keluarga atau ibu baru yang pintar diantaranya yaitu : 

 1. Jangan pernah menentukan apa yang harus disukainya.
 2. Jangan membantu anak secara berlebihan.
 3.  Persiapkan anak untuk masuk ke era digital.
 4. Berani mengakui kesalahan.
 5. Selalu menjawab apa yang ditanyakan si kecil.
 6. Memiliki tujuan pengasuhan.
 7. Bertanggungjawab penuh.
 8.  Memberi apresiasi.
 9.  Tidak mengkritik si kecil secara berlebihan.
10. Memberi bekal pengetahuan sebelum anak mulai belajar di sekolah.
11. Tidak membandingkan anak dengan anak lainnya.
12. Jadilah sosok role model supaya anak nantinya akan meniru segala hal baik yang telah ibu contohkan.
13. Ajarkan anak tentang pentingnya tanggung jawab sejak dini. 

Baca Juga : 10 Tips Menjadi Orang Tua Yang Selalu Bahagia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *